Polres Trenggalek – Menyambut tahun baru Islam 1 Muharram atau jika di kalender Jawa biasa disebut Suro, jajaran kepolisian di berbagai daerah telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memastikan situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif. Tak terkecuali Polres Trenggalek.
Untuk mendukung hal tersebut, Polres Trenggalek menetapkan status siaga bagi seluruh jajarannya, termasuk diantaranya adalah Polsek jajaran. Status siaga ini berlaku mulai hari ini sampai beberapa hari kedepan hingga situasi benar-benar dinyatakan aman.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kasihumas AKP Katik, S.H., menuturkan, berdasarkan pengalaman sebelumnya, terdapat banyak kegiatan masyarakat yang diselenggarakan untuk memeriahkan bulan Muharram atau Suro. Termasuk diantaranya adalah rangkaian prosesi pengesahan warga baru perguruan pencak silat. Senin, (15/6).
“Jauh hari sudah kita petakan tentang potensi kerawanan dan upaya antisipasi yang akan kita lakukan demi menjaga kondusvitas Kamtibmas di Trenggalek.” Ungkapnya.
Untuk pengesahan warga baru perguruan pencak silat, Polres Trenggalek melibatkan personel gabungan sebanyak 935 orang, terdiri dari personel Polri, TNI, Satpol PP, Dishub serta pengamanan internal dari perguruan pencak silat.
“Khusus malam 1 Suro, kita terjunkan 269 personel dari tingkat Polres dan Polsek jajaran. Kebetulan di alun-alun juga ada kegiatan pengajian umum. Kemudian di masing-masing kecamatan juga ada rangkaian kegiatan dari perguruan pencak silat yang tentunya juga perlu mendapatkan pengamanan.” Imbuhnya.
Disamping itu, Polres Trenggalek juga menyiagakan personel kompi on call yang bisa digerakkan sewaktu-waktu saat dibutuhkan ataupun dalam keadaan kontigensi, berikut sarana-prasarana penunjang yang menyertai.
Lebih lanjut AKP Katik menerangkan bahwa beberapa hari sebelumnya, Polres Trenggalek telah menggelar Rakor bersama stakholder terkait membahas tentang rencana pengamanan Suroan. Dalam acara tersebut, para ketua dan pimpinan perguruan pencak silat sepakat dan berkomitmen untuk bersama-sama menjaga keamanan, kedamaian dan ketenteraman di Trenggalek.
“Kita harapkan semua rangkaian kegiatan dapat berjalan aman dan lancar. Tentunya dengan dukungan dari semua pihak terutama para pendekar dan civitas pencak silat untuk menjaga komitmen bersam ayang telah dibuat. Mewujudkan zero accident.” Pungkasnya.



