Tidak Ada Sekat Antara Masyarakat dan Polisi, di Tunjukan Aiptu Suparjiwo.

oleh

Polres Trenggalek – Polsek Panggul bagi seorang Bhabinkamtibmas, sambang desa merupakan hal yang biasa sekaligus kewajiban dan rutinitas sehari-hari. Sambang desa tidak memerlukan suasana formal layaknya rapat atau workshop. Yang terpenting adalah seorang Bhabinkamtibmas dapat bertemu dan bertatap muka serta berinteraksi secara langsung dengan masyarakat di desa binaannya. Selasa (23/4/2019).

Aiptu Suparjiwo, seorang Bhabinkamtibmas Desa Barang, Kecamatan Panggul saat sambang desa merasa lebih nyaman dengan klesotan, duduk pinggir jalan bersama warga. Menurutnya, warga justru merasa lebih dihargai karena memposisikan diri sama seperti mereka.

“Lebih gayeng kalau ngobrol seperti itu. Masyarakat juga lebih lepas menyampaikan informasi”, ujar Aiptu Suparjiwo.

“Biar tidak ada sekat antara masyarakat dan polisi”, tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Panggul Iptu Puguh Wardoyo, S.H., M.H., saat dikonfirmasi terpisah menuturkan, bahwa setiap orang memiliki cara sendiri-sendiri dalam berkomunikasi dengan masyarakat dan karakternya pun juga berbeda-beda.

“Yang terpenting interaksi harus berjalan dua arah sehingga Bhabinkamtibmas benar-benar bisa menjalankan fungsinya sebagai inisiator, dinamisator dan stabilisator Kamtibmas di wilayahnya”, pungkas Iptu Puguh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.