Polsek Panggul Hadir Dalam Acara Simulasi Pembentukan Kampung Siaga Bencana.

oleh

Polres Trenggalek – Polsek Panggul  bertempat di lapangan Desa Gayam Kecamatan Panggul dilaksanakan simulasi Penanggulangan Bencana dalam rangka Pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) “Panji Nawangkung” Desa Gayam Kec. Panggul Kab. Trenggalek, Jum’at (26/10/2018).

Hadir dalam kegiatan tersebut :
1. Dr. Ir. Harry Hikmat (Dirjend Perlindungan dan Jaminan Sosial)
2. Justina Dwi Noviantari ( Sesdirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial)
3. Dra. Restu Novi Wifiani MM (Kepala Bidang Linjamsos Dinsos Jatim)
4. Ita Lestiani S.St. M.Si (Kepala Seksi Pe4lindungan Sosial Bencana Alam)
5. Bpk. Tuwi (Tagana Jatim)
6. Priyo Prasojo (Tagana Jatim)
7. Drs. Pariyo  (Pjs. Sekda Kab. Trenggalek)
8. Forkompimcam Panggul
9. Tagana Kab. Trenggalek
10. Kepala Desa Gayam
11. Anggota Koramil 11Panggul
12. Anggota Polsek Panggul
13. TKSK Kab. Trenggalek
14. Basarnas
15. PKH Kab. Trenggalek
16. Puskesmas Panggul

Sambutan Sekda Kab. Trenggalek, mengucapkan selamat datang kepada Bpk. Dirjen di Kec. Panggul Kab. Trenggalek. Walau kita sudah melaksanakan simulasi tapi bukan berarti mengharapkan adanya bencana, dengan adanya kesiap-siagaan untuk mengurangi resiko yang terjadi di masyarakat. Kampung siaga bencana wadah berbasis masyarkat untuk menanggulangi dampak terjadinya bencana, pembentukan KSB sangat penting karena Panggul merupakan salah satu wilayah rawan bencana dan jarak tempuh dengan Kab. Trenggalek sangat jauh, dengan telah terbentuknya KSB maka partispasi masyarakat dapat di kembangkan

Sambutan Dirjend Perlindungan dan Jaminan Sosial, saya sangat bangga karena bisa menghadiri secara langsung di Desa Gayam Kec. Panghul Kab. Trengglek Jatim. Apa yang dirintis Kec. Panggul dapat dicontoh, agar kecamatan lain bisa membentuk seperti di Kec. Panggul. Dari simulasi yang saya lihat Panggul adalah simulasi yang  terbaik yang pernah saya lihat, kita tidak ada daya tanpa adanya latihan dan kesiapan.

Kapolsek Panggul Iptu Puguh Wardoyo, S.H., M.H., saat dikonfirmasi terpisah menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan rasa kepedulian dan empati masyarakat terhadap lingkungan serta tata cara penanggulangan dalam menghadapi berbagai gangguan yang diakibatkan adanya bencana seperti longsor, kebakaran dan kecelakaan lalu lintas.

Pelatihan ini akan dilangsungkan bertempat di lapangan Desa Gayam dan diharpkan kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya,” tutup Iptu Puguh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.