PASURUAN – Polres Pasuruan Polda Jatim menggelar salat Ghaib dan doa bersama di Masjid Rofiqul Ummah Polres Pasuruan, untuk para korban kecelakaan lalu lintas, Jumat (31/7/2026) pekan lalu.
Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H. tersebut menjadi wujud keprihatinan sekaligus ajakan kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas.
Salat Ghaib dan doa bersama dilaksanakan usai salat Jumat dengan diikuti para pejabat utama, personel Polres Pasuruan, serta masyarakat sekitar.
Dalam suasana khusyuk, seluruh jamaah memanjatkan doa bagi para korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal dunia agar mendapat ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Doa juga dipanjatkan agar seluruh pengguna jalan senantiasa diberikan keselamatan serta angka kecelakaan di Kabupaten Pasuruan terus menurun.
Berdasarkan evaluasi hingga akhir Juli 2026, kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Pasuruan telah mengakibatkan 10 orang meninggal dunia dan hampir 50 orang mengalami luka-luka.
Data tersebut menjadi perhatian serius Polres Pasuruan Polda Jatim untuk terus memperkuat upaya pencegahan bersama seluruh pemangku kepentingan.
“Setiap korban kecelakaan adalah duka bagi kita semua. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih disiplin dan peduli terhadap keselamatan berlalu lintas agar tidak ada lagi nyawa yang hilang di jalan raya. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono, Senin (3/8/2026).
Kapolres Pasuruan menjelaskan, berbagai langkah preventif terus dilakukan jajaran Polres Pasuruan Polda Jatim khususnya melalui Satuan Lalu Lintas untuk menekan angka kecelakaan.
Upaya tersebut meliputi sosialisasi keselamatan berlalu lintas, koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Timur terkait kondisi jalan, hingga pemeriksaan kendaraan angkutan barang dan truk guna meminimalkan potensi kecelakaan.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Pasuruan Polda Jatim berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab seluruh pengguna jalan.
“Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, kehati-hatian saat berkendara, serta sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat diharapkan mampu menekan angka kecelakaan maupun korban jiwa di Kabupaten Pasuruan,” pungkas AKBP Harto. (*)


