Peranan Hutan Lindung dan pemanfaatanya bagi Masyarakat Dekat Hutan

oleh

Polres Trenggalek – Kunjungan antar stakeholder dari Kepolsian Sektor Pule dengan instansi samping, dari unsur Polsek Pule Polres Trenggalek dilakukanya Iptu Suraji,S.H., M.H., dan dari Kepala Resor Polisi Hutan ( KRPH ) Pule, tokoh masyarakat yang ditunjuk sebagai LMDH Pule Sarjuni kepada Kades Jombok Nursalim. Berlokasi dikediaman Kades Jombok kegiatan yang membahas adanya pengawasan dan perlindungan hutan lindung, Pada Kamis ( 02/08 ). Dengan di terima kades Jombok di ruang tamu, para pemangku kepentinga ini berdiskusi dalam pembicaraan ringan melalui pemanfaatan hutan, dengan adanya pembicaraan dengan instansi terkait dari unsur pemerintah desa akan lebih mengarahkanya warga dalam pemanfaatan hutan lindung dengan sebanding dalam menjaga kelestarianya.

 

 

Dalam shering yang dilakukan, Kapolsek Pule Polres Trenggalek menyampaikan
UU No. 41/1999 dan PP No. 34/2002 menyebutkan pula bahwa bentuk
pemanfaatan hutan lindung terbatas pada pemanfaatan kawasan, pemanfaatan jasa lingkungan, dan pemungutan hasil hutan bukan kayu (HHBK).

 

 

“Pemanfaatan kawasan pada
hutan lindung dapat berupa budidaya tanaman obat, perlebahan, penangkaran. Sedangkan pemanfaatan jasa lingkungan adalah bentuk usaha yang memanfaatkan potensi hutan
lindung dengan tidak merusak lingkungan seperti ekowisata, wisata olah raga tantangan, pemanfaatan air, dan perdagangan karbon,” kata Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji dalam perbincanganya.

 

 

Bentuk-bentuk pemanfaatan ini ditujukan untuk meningkatkan pendapatan daerah, peningkatan kesejahteraan dan kesadaran masyarakat sekitar hutan akan fungsi dan kelestarian hutan lindung, melalui kebijakan pemerintah, dimana di satu sisi berupaya untuk melindungi kawasan lindung dan menetapkan aturan-aturan untuk melestarikannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.