Penemuan Seorang Warga Menggantung di Pohon Apokat

oleh

Polres Trenggalek – Sukadi ( 80 ), ( RT/ 1), (RW/1 ), dusun Krajan ,desa Tanggaran ditemukan tewas dengan jeratan tali menggantung ke pohon apokat, itu pada Jum’at ( 06/07). Adanya informasi penemuan mayat tersebut ditindak lanjuti pihak kepolisian sektor Pule Polres Trenggalek bersama aparat terkait dari Puskesmas Pule untuk penanganan dan olah tempat kejadian.

 

Dalam kegiatan penanganan yang dipimpin langsung Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji,S.H., langsung mendatangi lokasi yang berada di petak 40 KRPH Tugu. Saat berada dilokasi masih utuh belum tersentuh manusia yang didapatkan korban meninggal menggantung dengan ketinggian 4 meter. Dengan lilitan tali dari gedebok pisang yang disambungkan dengan pohon apokat.

 

Menurut hasil keterangan dari saksi dilokasi kejadian dari Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji, berawal dari salah satu menantu korban yang curiga dihari biasa korban sudah bangun dan beraktifitas. Saat kejadian tidak diketemukan korban di rumah, muncul kecurigaan saat dilihat di tempat tidurnya tidak ada.

 

Selanjutnya berusaha mencari dan memberi tahu Anaknya yang bernama Samijan. Kemudian keduanya berusaha mencari sekitar Lokasi rumah dan pada pukul 06.30 wib. Anaknya yang bernama Samijan Mengetahui Bapaknya sudah tergantung di pohon apokat dengan ketinggian sekitar 4 meter sudh dalam keadaan meninggal dunia kemudian anakanya langsung mengabari keluarganya dan melaporkan ke jadian tersebut.

 

” Setelah dilakukanya visum terhadap korban dari pihak medis tidak ditemukan luka yang disebabkan oleh benda tumpul, dan ditemukanya ciri-ciri yang diduganya akibat gantung diri. Untuk selanjutnya kami serahkan ke pihak Keluarga korban untuk keperluan pemakamanya,” kata Kapolsek Pule Polres Trenggalek saat di temui dilokasi berbeda.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.