Masyarakat Harus Tingkatkan Kerukunan Terutama Golongan Ulama

oleh

Polres Trenggalek – Penyampaian Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek Brigadir Yohan saat berada di lokasi masjid miftahul huda desa sidomulyo pada senin ( 21/05 ), saat ditemani Bripka Andik Setiawan dan Brigadir Candra di hadapan tokoh agama setempat. Dalam penyampainya perlunya peran serta tokoh agama khususnya dalam memerangi isu kelompok teroris yang ada.

 

Teroris merupakan musuh bersama. Dia dapat menyasar siapa saja, tak terkecuali anak-anak yang tidak berdosa.Karena terorisme ini sasarannya tidak terbatas. Harus dijawab juga oleh suatu kekuatan yang tidak terbatas, yaitu kekuatan seluruh masyarakat bangsa Indonesia,” ujar Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek Brigadir Yohan.

Seluruh lapisan masyarakat hingga tingkat RT ikut melawan teroris dan tokoh agama tidak luput dukunganya. Jika menemukan orang yang patut dicurigai sebagai teroris, segera diamankan dan serahkan kepada pihak berwajib.
Hal itu dilakukan sebagai langkah pencegahan. Dia mengibaratkan, mengamankan orang yang dicurigai sebagai teroris bagaikan menangkap pencopet di atas bus yang melaju. Tidak ada waktu untuk menunggu polisi datang.

 

Bahkan pada kasus bom bunuh diri di salah satu gereja di Surabaya, Jawa Timur yang diduga dilakukan seorang ibu dan anaknya, Hendropriyono ‘menghalalkan’ seandainya wanita itu ditembak mati ketika gerak-geriknya sudah dicurigai kuat.

Menurut penuturan Bhabinkamtibmas Polek Pule Polres Trenggalek Brigadir Yohan ,Meskipun teroris melakukan tindak pidana yang belum selesai, kalau secara hukum ditembak mati, salah. Tapi pegangan kita pada situasi goncang seperti ini, bukan huku lagi. Apalagi belum sepekan berlalu kerusuhan narapidana kasus terorisme Rutan Cabang Salemba di Mako Brimob, Depok menewaskan lima anggota Polri. Dan sehari berselang, satu anggota Polri tewas ditikam terduga teroris di lokasi yang sama.

No More Posts Available.

No more pages to load.