Jangan Menjadi Korban Miras Oplosan, Tutup Botolnya, Tutup Oplosanya

oleh

Polres Trenggalek – Selasa ( 21/08 ), Minuman keras… miras, Apapun Jenismu tak akun kureguk lagi walau setetetes… Setetes, Ini nih ada kabar lagi dari lintas Kabupaten masih di jawa timur juga, tepatnya di Kabupaten Sumenep. Gara gara pesta minuman beralkohol yang dicampur dengan sejenis obat batuk, harus berakhir dengan kematian. Seperti ini kronologisnya seperti yang dikabarkan Aiptu Nugroho personel Polsek Pule saat patroli dialogis…..

 

 

Meninggalnya dua laki-laki bernama Leo adi sucipto ( als.Poyo ), 20 th, tidak bekerja alamat jl. Garuda dusun. Pandian Daya Ds. Pandian Kec. Kota Kab. Sumenep ( korban ) dan Danil, umur 23 tahun, mahasiswa, alamat Dsn Karajan Ds Kebunan Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep karena minuman aplosan.

 

 

Kejadian berawal pada hari Minggu (19/08) tiga orang atas nama Leo Adi Sucipto, Danil dan Salam mengadakan pesta minuman keras jenis alkohol yang dicampur dengan komik (oplosan), selanjutnya ketiga orang tersebut pergi menuju rumah Imam alamat Jln Imam Bonjol Desa Pamolkan Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep untuk beristirahat hingga larut malam.

 

 

Selanjutnya sekira pukul 22.00 wib ( hari minggu malam ) korban telah di antarkan pulang oleh temannya dan pada hari Senin ( 20/08 ) pagi korban sudah mulai terasa reaksi minum minuman aplosan ke dalam tubuh korban, sehingga sekira pukul 10.30 wib melihat kondisi yang semakin memburuk selanjutnya oleh kedua orang tuanya korban di bawa ke RSUD Sumenep untuk di lakukan pemeriksaan oleh medis ( berobat ) namun setelah di lakukan infus kondisi sudah dalam keadaan memburuk dan akhirnya meninggal dunia.

 

 

Sebelum meninggal dunia sebagaimana keterangan orang tua korban kondisi dari pada korban kening dan pelipis, muka samping kanan dan kiri, kaki bawah kanan dan kiri membiru atau kehitaman serta mulut mengeluarkan darah dan berbusa.
Penanganan kejadian tersebut diatas terlambat dikarenakan tidak ada keluarga korban yang mengadu ke Polres Sumenep.

 

 

Melihat kejadian itu, miras merupakan atensi pihak kepolisian sektor Pule untuk turut mencegah adanya kondisi yang sama di wilayah Pule. Dari itu mulai hari ini bila mendapatkan informasi terkait penjualan miras bisa mengimformasikan ke Polsek Pule baik secara langsung atau melalui what apps yang nomornya sudah ada di media sosial face book resmi Polsek Pule, penuturan KSPK Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Nugroho kepada warga dengan memperlihatkan medsos di hand phonenya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.