Halal Bihalal Dan Pemberian Santunan Pada Anak Yatim

oleh

Polres Trenggalek – Salah satu tradisi masyarakat Indonesia ketika Hari Raya Idul Fitri tiba, yang selalu dilakukan adalah melaksanakan kegiatan halal bihalal ke rumah sanak saudara dan kolega ataupun berkumpul bersama dengan sanak saudara maupun teman, kegiatan halal bihalal ini juga merupakan salah satu sarana ataupun ajang bersilaturahmi untuk bermaaf-maafan serta berbagi pengalaman dan cerita kepada para saudara, rekan kerja dan teman.

Kegiatan halal bihalal pada pagi ini, Senin (18/06) juga dilaksanakan oleh kelompok Cantrex, SSC dan West yang bekerjasama dengan BNNK Trenggalek bertempat di Lapangan Desa Suruh Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek dengan hiburan pentas seni jaranan dan dalam kesempatan itu pula dilaksanakan pemberian santunan kepada anak anak yatim diwilayah hukum Polsek Suruh Polres Trenggalek.

Dalam sambutannya, Wakapolsek Suruh Polres Trenggalek Iptu Sugiyanto mengatakan bahwa, peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Indonesia sampai saat ini masih terus terjadi, walaupun pihak Kepolisian dan BNN telah gencar mengadakan berbagai bentuk operasi untuk memberantas dan memutus mata rantai peredaran narkoba, namun ternyata masih saja ada pelaku baik sebagai pengedar maupun pemakai narkoba.

“Hukuman berat menanti para pelaku penyalahgunaan narkoba, dari hukuman penjara atau bahkan sampai dengan hukuman mati menanti bagi mereka yang berani atau sekedar mencoba-coba bermain-main dengan barang haram ini,” kata Iptu Sugianto.

Ia menjelaskan bahwa generasi muda penerus Bangsa harus diselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkoba, oleh karena itu, harus dijaga dan dibina agar menjadi generasi penerus yang berkualitas dan terhindar dari penyalahgunaan narkoba.

Untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa dari bahaya Narkoba merupakan suatu tugas besar bagi siapapun, baik itu pemerintah, BNN dan pihak kepolisian yang dalam hal ini bertugas untuk menekan peredaran narkoba itu sendiri dengan cara menangkapi para pengedar barang haram tersebut dan menjebloskannya kepenjara, peran orang tua dalam juga sangat besar untuk dapat melihat secara visual perkembangan dari anak-anaknya dalam hal pergaulan dilingkungan sekitarnya ataupun diluar tempat tinggalnya.

“Yang tak kalah penting adalah kesadaran kolektif dari masing-masing individu untuk bertekad dan bersatu padu, menolak narkoba dilingkungan masing masing,” jelas Iptu Sugiyanto.

“Kami minta untuk seluruh warga utamanya generasi muda untuk dapat bersinergi dengan aparat dari Kepolisian dan BNN dalam mencegah dan memberantas peredaran gelap Narkoba, dan bila ada yang mengetahui dan melihat adanya pemakai, pengedar maupun peredaran gelap Narkoba utamanya diwilayah Kecamatan Suruh hendaknya segera memberitahu, menginformasikan ataupun melaporkannya ke Polsek Suruh Polres Trenggalek, agar dapat diantisipasi dan dilakukan pencegahan,” pungkas Iptu Sugianto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.