Demi Keselamatan Aiptu Suparjiwo, Tegur Sopir dan Penumpang Mobil Pic Up.

oleh

photogrid_1532316321989Polres Trenggalek – Mobil atau kendaraan pick up merupakan hal yang dianggap biasa dan lazim, untuk mengangkut penumpang/Orang. Bahkan masyarakat pun menganggapnya wajar dan normal untuk mengangkut Orang. Dalam peraturan dijelaskan bahwa kendaraan pick up ditujukan untuk mengangkut barang, bukan untuk mengangkut penumpang/orang di bagian baknya yang terbuka. Mobil pick up tidak memiliki fasilitas pengaman yang memadai, seperti sabuk pengaman dan tidak adanya pelindung penumpang seperti mobil pada umumnya.

Petugas Polsek Panggul Aiptu Suparjiwo melakukan antisipasi, dengan menghimbau warga agar tidak menggunakan mobil pick up sebagai alat transportasi mengangkut orang. Karena banyak kecelakaan yang melibatkan mobil pick up mengangkut orang. Senin(23/7/2018).

Aiptu Suparjiwo juga menegur kepada sopir mobil pick up di pasar wage Desa Wonocoyo untuk tidak menaikkan penumpang/orang dalam mobil bak terbuka. Sesuai dengan UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ( UU LLAJ ), bahwa mobil barang ( pick up ) penggunaannya dilarang untuk mengangkut orang.

“Mobil pick up ini peruntukannya hanya untuk mengangkut barang tidak mengangkut penumpang, serta tidak boleh melebihi tonase. Saya harap diperhatikan dan jangan diulangi lagi,  ini demi keselamatan Bapak/Ibu sekalian “ ujar Aiptu Parjiwo.

Saat dikonfirmasi terpisah Kapolsek Panggul Iptu Puguh Wardoyo, S.H., M.H. mengatakan himbauan petugas Polsek Panggul bertujuan untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas.  Sopir bisa saja kesulitan mengendalikan mobil, karena sudah over kapasitas. Bila sudah seperti itu akan berbahaya, baik untuk keselamatan sopir serta penumpang yang mereka bawa.” tutup Iptu Puguh.

Humas Polsek Panggul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.