Cegah Gangguan Kamtibmas Gandeng Unsur TNI Korami 0806/10 Pule

oleh

Polres Trenggalek – Malam ini, Kamis ( 11/04 ), Patroli polsek Pule Polres Trenggalek menggandeng unsur TNI dalam kegiatan sinergitas ciptakan Kamtibmas yang aman di wilayah Pule. Dengan memantau situasi di lokasi tempat keramaian masyarakat seperti simpang lima Kasrepan desa Jombok, tujuan tidak lain dalam tindakan pencegahan gangguan Kamtibmas seperti kriminal konvensional curat dan curanmor.

Adanya ancaman gangguan keamanan selain curanmor adanya gangguan Kamtibmas jelang pemilu  yang diwaspadai adanya pihak teroris di berbagai daerah, mengupayakan Kamtibmas yang aman personel polsek Pule berkoordinasi melakukan upaya bersama dalam memelihara Kamtibmas dengan kegiatan patroli.

Upaya deradikalisasi sangat dibutuhkan untuk mempersempit gerak terorisme di Indonesia. Sehingga, Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) menilai, kebersamaan TNI dan Polri dalam menangani terorisme sangat dibutuhkan.

Kebersamaan TNI-Polri diperlukan dalam rangka pencegahan serta penindakan saat tertentu. Menurutnya, saat ini RUU terorisme tengah digodok pemerintah di DPR. “Kami berpandangan, penegakan hukum terorisme tetap harus polri terdepan,” Kata KSPK polsek Pule Polres Trengalek Aiptu Joko saat dikonfirmasi koresponden dalam kegiatanya.

Dalam kunjunganya kemarin, Kapolsek Pule Polres Trenggalek ditemui anak buah dari Kapten Rochmad Karim Serma Sujito yang menerima di ruang depan Mako Koramil 0806/10 Pule. Deradikalikasi di Indonesia sudah berjalan baik. Hanya perlu ditambah kerja sama antara polisi dan TNI. Kerja sama itubertujuan untuk memperkecil ruang gerak sel terorisme untuk berkembang.

Deradikalisassi sendiri menurut penyampaian Kapolsek Pule Polres Trenggalek saat dikonfirmasi mengatakan, Deradikalisasi secara bahasa berasal dari kata ”radikal” yang mendapat imbuhan ”de” dan akhiran ”sasi”. Kata deradikalisasi di ambil dari istilah bahasa Inggris “deradicalization” dengan kata dasarnya radical. Radikal sendiri berasal dari kata ”radix” dalam bahasa Latin artinya ”akar”. Maka yang dimaksud ”deradikalisasi” adalah sebuah langkah untuk merubah sikap dan cara pandang yang dianggap keras menjadi lunak; toleran, pluralis, moderat dan liberal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.