Dorong Peningkatan Literasi, Satlantas Polres Trenggalek Luncurkan Mobil Cerdas

oleh

Satlantas Polres Trenggalek kembali menelurkan inovasi terbarukan. Kali ini berkaitan dengan dunia pendidikan dan literasi. Baru-baru ini Satuan kepolisian dibawah komando Kasatlantas AKP Ricky Tri Dharma S.H., S.I.K. meluncurkan `mobil cerdas`.

Mobil cerdas adalah kendaraan yang berisikan buku-buku bacaan yang nantinya akan ditempatkan di sentra aktivitas masyarakat maupun sekolah secara mobile. Mobil cerdas bisa juga disebut perpustakaan berjalan karena setiap orang bisa membaca dan meminjam buku-buku yang disediakan.

AKP Ricky menerangkan, ide membuat mobil cerdas ini berangkat dari rasa keprihatinan atas rendahnya literasi di kalangan generasi muda saat ini. Lonjakan teknologi dan era digital sekarang ini sedikit banyak mempengaruhi pola pikir anak-anak mencari jalan pintas dalam menemukan sumber belajarnya.

“Kehadiran internet memang sangat membantu, namun disisi yang lain kegemaran anak membaca mulai terkikis. Mereka lebih suka bermain gadget daripada membaca buku. Bahkan kalau ada tugas dari sekolah, kebanyakan dari mereka tinggal googling dan copas di internet.” Terang AKP Ricky

Disinggung tentang koleksi bacaan, AKP Ricky menuturkan, untuk sementara koleksi buku-buku yang dimilikinya masih berjumlah hampir seratusan dan mayoritas adalah buku-buku bacaan untuk anak-anak sekolah dasar dan menengah.

“Kedepan koleksi kita tambah lebih banyak lagi. Khususnya buku-buku yang berkaitan dengan materi sekolah. Juga buku-buku umum seperti hukum, ekonomi, sosial. Jika perlu kita tambahkan novel, komik dan buku inspiratif lainnya. Biar anak-anak juga betah membacanya.” Imbuhnya

Nantinya mobil cerdas ini akan berkeliling ke sekolah-sekolah setiap hari. Agar lebih efektif pihaknya telah menunjuk beberapa personel tim yang akan mengawaki mobil cerdas sekaligus berkoordinasi dengan pihak sekolah tentang buku-buku yang mungkin dibutuhkan oleh para pelajar.

“Pihak sekolah kan yang paling tahu tentang kebutuhan buku. Jadi kita bisa membantu menyediakan buku-buku lain yang tidak disediakan sekolah sehingga materi pembelajaran yang diterima anak-anak menjadi lebih komprehensif.” Pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *