Progres Lolos Zona Integritas, Ini yang Dilakukan Polres Trenggalek

oleh

Polres Trenggalek – Anggota Polres Trenggalek patut berbangga. Bukan tanpa sebab, Satuan kepolisian yang berada di pesisir selatan pulau Jawa ini berhasil masuk sebagai salah satu nominator predikat Zona Integritas (ZI) dari kementerian PANRB.

Atas prestasi tersebut, Polres Trenggalek turut hadir dalam acara Pra Evaluasi Zona Integritas menuju WBK/WBBM di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang digelar di Hotel Sultan Jalan Gatot Subroto Jakarta bersama dengan 60 an Polres/Polda se Indonesia. Rabu (25/7)

Acara yang dihadiri langsung oleh Menteri PANRB Asman AbnurSE, M.Si tersebut merupakan tindak lanjut penilaian ZI menuju WBK/WBBM oleh Tim Penilai Internal (TPI) Kementerian PANRB. Selain evaluasi, dilakukan pula sosialisasi e-survei serta Focus Grup Discussions (FGD) antar unit kerja

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo, S.I.K., M.H. mengatakan, dari 39 Polres se-Jawa Timur, terdapat 9 Polres yang berhasil masuk nominasi ZI yakni Polres Trenggalek, Situbondo, Mojokerto Kota, Mojokerto Kabupaten, Banyuwangi, Lamongan, Tuban, Batu dan Malang.

 “Semua berkat kerja keras anggota. Konsistensi dan perbaikan pelayanan terus kita tingkatkan.” Ucap AKBP Didit

Hingga saat ini, dijajaran Polda Jatim baru 4 Polres yang sudah menerima predikat WBK/WBBM antara lain Polrestabes Surabaya, Sidoarjo, Jember dan Gresik.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Ricky Tri Dharma, S.H., S.I.K. selaku tim pelaksana akselerasi ZI Polres Trenggalek menuturkan, pihaknya sudah melakukan banyak perubahan mendasar untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Terobosan maupun inovasi digelar pada unit-unit pelayanan seperti SKCK, Satpas SIM, SPKT dan Reskrim.

“Semua inovasi yang kita buat pada dasarnya untuk mempermudah proses pelayanan kepada masyarakat.” Ujar AKP Ricky.

Indikator penilaian ZI, menurut AKP Ricky mengacu pada 6 aspek antara lain, manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Semua harus terintegrasi dan berkesinambungan. Muaranya adalah peningkatan pelayanan dan kepuasan masyarakat. Bahkan kita juga melakukan study banding ke beberapa Polres yang telah lolos WBBK/WBBM” imbuhnya

Bagi Polres yang telah mendapatkan predikat WBK, akan diberikan penghargaan berupa kenaikan tunjangan kinerja (TK) satu tingkat di atas Polres lainnya, sementara Polres yang mendapatkan predikat WBBM akan diberikan kenaikan tunjangan kinerja dua tingkat diatas Polres lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *