Polres Trenggalek – Dampak kekeringan panjang yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Trenggalek masih terasa sampai hari ini. Beberapa desa di seputaran kota Trenggalek juga mengalami nasib yang sama. Sumur yang menjadi akses warga mendapatkan air bersih mulai mengalami kekeringan.
Mendapati hal tersebut, jajaran Satsamapta Polres Trenggalek tak mau tinggal diam. Menggunakan beberapa kendaraan yang biasanya digunakan patroli dimodifikasi sebagai kendaraan angkut tandon air berkapasitas 1.200 liter.
Patroli Satsamapta ini kemudian berkeliling desa hingga perkampungan untuk membagikan air bersih kepada warga yang membutuhkan. Bahkan, petugas juga sampai masuk ke gang-gang untuk menyalurkan air bersih.
Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, S.I.K., M.H., melalui Kasatsamapta AKP Andi Salbi, S. H. mengatakan, penyaluran bantuan air bersih ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri untuk membantu warga terdampak kekeringan.
“Sasaran kita di wilayah kecamatan kota Trenggalek, karena untuk kecamatan lain sudah di backup oleh Polsek jajaran. Kita prioritaskan pemukiman penduduk, kemudian sarana atau fasilitas umum seperi sekolah, masjid maupun gereja.” Ungkapnya.
AKP Andi menegaskan, untuk mendukung kegiatan ini agar lebih merata, dalam satu hari pihaknya mengerahkan sedikitnya tiga unit kendaraan patroli dengan intensitas masing-masing dua kali pengisian dengan sasaran wilayah yang berbeda.
“Satu kendaraan dua kali bolak-balik total 2.400 liter. Jadi dalam sehari bisa mencapai 7.200 liter.” Imbuhnya.
Masih kata AKP Andi, setiap unit mobil patroli diawaki oleh sekurangnya 3-4 personel. Tujuannya adalah membantu proses pendistribusian bisa lebih cepat. Di sisi yang lain, petugas patroli juga membantu membawakan air bagi warga yang lokasi rumahnya berlokasi relatif jauh dari jalan raya.
Pihaknya menegaskan, penyaluran bantuan air bersih ini akan terus dilakukan secara konsisten, menjangkau wilayah yang diperkirakan belum tersentuh bantuan air bersih. Meskipun mungkin tidak bisa menyeluruh, pihaknya berharap, langkah ini bisa sedikit banyak membantu warga menghadapi kekeringan panjang dan tercukupinya kebutuhan air bersih sehari-hari.



