Bhabinkamtibmas Jelaskan Munculnya Isu Bumbu Masak Mengandung Babi Itu Hoax

oleh

Polres Trenggalek – Isu yang diedarkan pihak tertentu melalui media sosial hand phone tidak lain akan membuat keresahan yang perlu dicegah dengan sosialisasi kabar itu tidak benar atau bohong, Beredarnya pesan agar tidak menggunakan bumbu masak yang beredar di pasaran akan membawa dampak Kamtibmas terutama para pemakai bumbu masak yang kebanyakan dari golongan ibu-ibu, Itu pada Senin ( 23/07 ). Berlokasi di salah satu warung di area pasar Sidomulnyo sebelum pelaksanaan kegiatan Musdes yang dilakukan, Cegah Merebaknya isu beredar melalui Media Sosial Medsos tentang adanya bumbu masak yang mengandung minyak babi.

 

” Kita harus pintar dalam menerima kabar dari media sosial dengan berbagai pemnyampaian kabar berita, tidak menutup kemungkinan dari berita yang muncul merupakan berita Hoax. Tidak usah masyarakat resah dulu dengan munculnya kabar tentang bumbu masak yang mengandung babi, agar disampaikan ke warga yang lainya dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang tetap kondusif,” pesan yang disampaikan Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek Bripka Andik.

 

Menurut penuturan Yang disampaikan Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek Bripka Andik, Hasil analisis laboratorium dari sampel pasar yang menggunakan metode real time PCR juga menguatkan hasil audit yang telah dilakukan sebelumnya yaitu tidak terdeteksi adanya kandungan babi dalam produk-produk tersebut di atas. Hasil itu merupakan informasi yang disampaikanya dari sumber yang bisa dipercaya dan bisa dipertanggung jawabkan kebenaranya.

 

Terkait kehalalan produk penyedap masakan dan mie instan yang biasa dikonsumsi masyarakat. LPPOM MUI pun beri klarifikasi terkait hal ini. Di media sosial sempat beredar kabar bahwa beberapa produk makanan terkenal mengandung babi. Padahal produk ini sudah tersertifikasi Halal MUI. Dalam berita viral itu dikatakan ada delapan produk diteliti berdasarkan permintaan Dewan Penasehat sebuah pondok pesantren di Kediri.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *