Bom Ikan Merusak Ekosistem Bawah Laut, Pelaku Dapat di Pidana, Pesan Brigadir Wahyu Kepada Nelayan.

oleh

img-20180723-wa0053Polres Trenggalek –  Bhabinkamtibmas Desa Nglebeng Kecamatan Panggul Brigadir Wahyu S. terus meningkatkan kegiatan Sambang Desa dengan melaksanakan kegiatan dialogis kali ini dengan para nelayan pesisir pantai Joketro. Senin ( 23/7/2018 ).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk himbau pada para nelayan agar tidak menggunakan bahan peledak (Bom) dan bahan kimia yang beracun seperti potas dll,  dalam melakukan penangkapan ikan.

“Penggunaan bom ikan saat menangkap ikan juga dapat diproses secara hukum karena dianggap melakukan tindakan pidana, selain itu dapat pula membahayakan keselamatan nelayan yang menggunakan bom ikan itu, sendiri” kata Brigadir Wahyu.

Saat dikonfirmasi terpisah Kapolsek Panggul Iptu Puguh Wardoyo, S.H., M.H. mengatakan menggunakan Bom ikan merupakan Tindak pidana dan dapat merusak kelangsungan ekosistem bawah laut. Utamanya regenerasi ikan dan terumbuh karang.

Oleh karena itu,  dengan kegiatan anggota saya diharapakan partisipasi dari melayan untuk ikut mengawasi kemungkinan adanya nelayan lain yang menangkap ikan yang menggunakan bom ikan atau memperdagangkan bahan baku pembuatan bom ikan, dengan segera menginformasikan kepada aparat kepolisian terdekat dalam hal ini Polsek Panggul, ungkap Iptu Puguh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *