Kapolsek Dongko Dalam Kegiatan Nonton Bareng Film 22 Menit

oleh

 

Polres Trenggalek – Jajaran Kepolisian Resort Trenggalek menggelar nonton bareng Film 22 Menit yang kini ditayangkan serentak di Bioskop-bioskop yang menyedot animo masyarakat untuk menyaksikan.

Tampak 3 (tiga) unit bus Harapan Jaya digunakan untuk mengangkut rombongan personil Polri, Bhayangkari, komunitas Netizen Polres Trenggalek, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pelajar bergerak dari halaman Polres Trenggalek menuju gedung bioskop Golden Tulungagung Jawa Timur. (22/07)

Pada kesempatan tersebut Kapolsek Dongko Polres Trenggalek AKP Tri Basuki,S.H., duduk bersama di kursi atas theatre 2/3 Golden dengan perwakilan Asosiasi Kepala Desa ( AKD ) Dongko, dan terlihat semua kursi penuh sesak dipadati para penonton.

Sebelum dimulainya pemutaran Film 22 menit Kapolres Trenggalek AKBP Didit BWS memberikan sambutan sekaligus ucapan terimakasih atas kehadiran dan antusias penonton.
“Mari kita saksikan bersama
Film 22 Menit yang mengisahkan tragedi bom Thamrin Januari 2016, sekaligus banyak pesan moral yang dapat diambil dari film tersebut diantaranya kita tidak boleh takut dengan Terorisme”, terangnya.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit BWS berfoto bersama dengan Netizen Polres Trenggalek, kemudian dilanjutkan pemutaran Film.

Tampak dalam Film tersebut Polisi membutuhkan waktu 22 menit dalam penanganan aksi terorisme yang terjadi di Plaza Sarinah Jakarta yang terletak di Jalan Thamrin Januari 2016 silam, sehingga film tersebut berjudul 22 menit.

“Dengan banyaknya tayangan di media sosial dan juga berita di televisi pada saat itu, Masyarakat netizen menyebarkan hastag kami tidak takut terhadap Terorisme”.Saat dikonfirmasi selesai kegiatan nonton bareng film 22 menit Kapolsek Dongko Polres Trenggalek AKP Tri Basuki,S.H., mengatakan dari film itu kita dapat belajar untuk lebih memperhatikan kamtibmas di masing-masing tempat tinggal kita, ucapnya.

“Untuk itu masyarakat harus bekerjasama dan mendukung kinerja Polri, dengan begitu kita dapat menjaga lingkungan kita dari tindakan kriminal, selain itu pesan penting diambil dari film yang diangkat dari kisah nyata itu, di antaranya kepekaan dan kepedulian memerangi terorisme”, pungkas Tri Basuki Kapolsek dengan pangkat tiga balok emas dipundak ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *