Humas Polsek Panggul, Cara Tangkal Hoax dan Isu SARA.

oleh

Polres Trenggalek – Kasi Humas Polsek Panggul Bripka Setiono, mengajak para siswa SMK N 1 Panggul, untuk cerdas dalam aktivitas di media sosial.

Menurut dia, banyak konten yang tidak jelas kebenarannya (hoax) yang berseliweran dengan bebasnya.

“Bagaimana kita menangkal kebohongan di, WA, Facebook, Instagram, dan lain-lain tidak membagikan ke teman, tidak memberikan ke orang lain,” ujar Setiono saat memberi paparan di SMK N 1 Panggul, Rabu (20/7/2018).

Meski hal tersebut merupakan suatu kebohongan, kata Setiono, lama-lama kebohongan itu diyakini sebagai kebenaran karena disebarkan terus menerus.

Selain itu, ia meminta siswa tidak mempelajari sesuatu tanpa petunjuk maupun bimbingan. Jika tidak, maka siswa akan mempersepsikan sendiri informasi yang didapat dan menelannya mentah-mentah.

Saat di konfirmasi terpisah, Kapolsek Panggul Iptu Puguh Wardoyo, S.H., M.H. mengatakan, paham radikal pun bisa masuk melalui media sosial. Oleh karena itu, anak anaka sekolah, masyarakat harus selektif menerima konten-konten tersebut. Misalnya, kata dia, ada pesan berantai yang jika tidak disebarkan lagi maka akan tertimpa masalah.

“Banyaknya sifatnya menghasut, timbulkan SARA, berita kebohongan. Kita malah harus berhadapan penjara, ancaman hukumannya minimal empat tahun,” kata Iptu Puguh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *