Polsek Munjungan : Gelombang Besar Pantai Selah Desa Tawing Tenggelamkan Nelayan

oleh

Polres Trenggalek – Nelayan bernama Ahmad Lutfianto (28) warga Dusun Gunungkembar Desa Tawing Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek hilang digulung ombak bersama perahu yang dikemudikanya dipantai Loah Selah Desa Tawing Kecamatan Munjungan. Kejadian pada Kamis (19/07/2018) tersebut terjadi sekira pukul 06.00wib ketika Ahmad sedang menjalankan aktivitas melaut menengok hasil jebakan baby lobster (Pelak) dipantai Loah, terang Romelan ayah kandung korban pada saat dimintai keterangan tadi pagi. Romelan menceritakan kronologis kejadiaan naas yang menimpa anaknya berawal pada Sabtu pagi sekitar pukul 05.00Wib, saat dirinya dan anaknya Ahmad Lutfianto sama-sama berangkat menuju Pantai Loah Lonjo dengan maksud menengok pelak (Jebakan baby lobster alias Nener) yang dipasangnya dipantai tersebut. Namun sesampainya dilokasi Romelan dan anaknya tersebut mendapati gelombang ombak yang tinggi sehingga keduanya memutuskan untuk berhenti melaut dan menunggu dibukit tepian pantai tersebut.

Selang sekitar satu jam kemudian Ahmad Lutfianto mengetahui rekanya yang sedang menyalakan mesin perahunya dan sepontan Ahmad Lutfianto pun ikut numpang naik perahu milik temanya tersebut untuk mengambil perahu miliknya yang terjangkar kurang lebih satu kilo meter dari bibir pantai, sedangkan Romelan ayah korban masih berada dibukit tepi pantai sambil memantau perjalanan anak tercintanya tersebut. Lanjut dalam ceritanya Romelan membeberkan nasib naas yang datang pada putranya tersebut ketika Ahmad Lutfianto sampai pada perahu miliknya dan segera berlabuh menuju Loah Selah, namun ketika akan memasuki Loah Selah tersebut terlihat ombak besar datang dan menggulung perahu yang dikemudikan Ahmad Lutfianto. Romelan yang melihat langsung peristiwa tersebut langsung berteriak-teriak minta tolong kepada nelayan yang lain dan segera memberitahu warga juga Kepolisian terkait peristiwa tersebut. Dalam proses pencarianya sampai berita ini dilangsir korban Ahmad Lutfianto belum juga ditemukan, petugas dilapangan baru menemukan serpihan perahu viber beserta kayu kemudi milik korban, sebungkus rokok dan topi milik korban terdampar dipinggir pantai Loah Selah.

Kapolsek Munjungan melalui Kanit Reskrimnya Ipda Cikini, S.Pd membenarkan tentang adanya peristiwa kejadian tersebut, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi akibat gelombang pasang yang tinggi pada kurun waktu beberapa hari terakhir ini.
“Kami masih terus melakukan pencarian dan hari ini Basarnas Kabupaten Trenggalek juga telah datang untuk membantu pencarian, semoga segera dapat ditemukan dalam keadaan selamat dan bisa kembali bersama keluarganya, amin” pungkas Ipda Cikini.(Red/AA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *