Generasi Millenial Harus Menghindari Keributan Antar Kelompok

oleh

Polres Trenggalek – Adanya kalangan anak muda pada usia sekitar 15 tahun sampai 35 tahun yang masih produktif dalam segala bidang yang dikenal dizaman modern ini dengan sebuta kaum mileneal disampaikan Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Marjani saat berada dilokasi simpang lima Kasrepan, desa Jombok itu pada senin ( 16/07 ). Adanya generasi yang masih muda akan membawa dampak kebaikan bila bisa disalurkan pada hal yang baik begitu jugab sebaliknya akan menjadi gangguan bila melakukan perbuatan yang menyalahi aturan hukum.

 

 

” Dalam waktu saat ini, munculnya berbagai media sosial yang mudah diikuti oleh kalangan warga khususnya yang masih muda. Seperti aplikasi yang bisa dilakukan untuk berinteraksi melalui komunitas tertentu harus bisa dihindari sebagai alat provokasi, mengingat mudahnya dalam penyebaran chatingan dalam hitungan menit bisa menjagkau masa yang lebih banyak untuk menerima,” kata Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Marjani.

 

Selain sebagai generasi mileneal yang bisa dipertanggung jawabkan, harus perhatian dengan apa yang ada disekeliling kita, mulai dari masalah politik, ekonomi hingga sosial dan budaya. Jangan telan mentah-mentah informasi yang kamu dapatkan. Cobalah untuk berfikir kritis dan pikirkan apa yang bisa kamu kontribusikan untuk memecahkan masalah di sekitar anda.

 

Selain itu disampaikanya dalam penggunaan media sosial bisa menjadi pedang bermata dua, tergantung bagaimana kamu menggunakannya. Maka gunakanlah dengan bijak, hindari penyebaran informasi tanpa fakta, kata Aiptu Marjani Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek.

 

Membantu orang lain sengan Memikirkan orang lain bukan berarti hanya memperhatikan keluarga kamu saja. Melainkan konsep masyarakat secara keseluruhan. Jika kamu dapat membantu 10 atau bahkan 100 keluarga sekaligus, kenapa harus cuma satu? Itu kurang lebih yang disampaikan dalam mengarahkan generasi mellenial yang ada di wilayah Pule.
dapatkan. Cobalah untuk berfikir kritis dan pikirkan apa yang bisa kamu kontribusikan untuk memecahkan masalah di sekitar anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *