Tiga Pilar Desa Silaturahmi Bersama Dengan Tokoh Agama

oleh

Polres Trenggalek – Bhabinkamtibmas jajaran Polsek Suruh Polres Trenggalek, secara rutin melaksanakan  kegiatan sambang dan silahturahmi kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat serta tokoh pemuda yang ada diwilayah Kecamatan Suruh.

Kegiaran sambang dan silaturahmi yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas tersebut sebagai sarana untuk membantu pihak Kepolisian didalam menjaga dan menciptakan situasi kamtibmas wilayah hukum Polsek Suruh Polres Trenggalek agar senantiasa aman dan kondusif melalui peran serta  dan sinergitas diantara Polri dengan para  tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda atau elemen lainnya didalam masyarakat.

Kegiatan sambang dan silaturahmi tersebut seperti yang dilaksanakan oleh Bhabinkantibmas Desa Wonokerto Polsek Suruh Polres Trenggalek Bripka Eko Agus, SH bersama Bhabinsa Desa Wonokerto Serda Suparno dan Kades Wonokerta Ny Suharti, yang pada malam ini Selasa (10/07) melaksanakan giat Silaturahmi dan temu tokoh agama serta tokoh masyarakat Kyai Iksan Permadi bertempat diruang Kepala Desa Wonokerto.

Dalam kesempatan itu Bhabinkamtibmas Desa Wonokerto Bripka Eko Agus menerangkan bahwasannya berkaitan dengan adanya peristiwa penganiayaan Tokoh Agama Islam di daerah Tuban dan Tokoh Agama Kristen di Daerah Jogyakarta beberapa waktu lalu, Polsek Suruh Polres Trenggalek mengharapkan informasi secepatnya dari para Tokoh Agama apabila adanya ancaman dari pihak yang tidak bertanggung jawab, dan atas permasalahan tersebut, Polsek Suruh Polres Trenggalek menyatakan siap menjaga keamanan para tokoh agama dalam melakukan kegiatan syiarnya.

“Kami minta kepada seluruh tokoh agama dapat selalu bermitra dengan aparat keamanan serta segera menginformasikan kepada Polsek Suruh Polres Trenggalek bila mengetahui atau melihat hal hal yang bisa menimbulkan terjadinya gangguan kamtibmas ditengah tengah masyarakat,” kata Bripka Eko Agus.

Saat ditemui usai pertemuan Bhabinkamtibmas Desa Wonokerto Polsek Suruh Polres Trenggalek Bripka Eko Agus, SH mengatakan bahwa kegiatan tatap muka dan silaturahmi tersebut sebagai sarana untuk membangun sinergitas diantara ulama dan umara sambil menyerap aspirasi dan informasi serta dialogis masalah Kamtibmas,sekaligus menyamakan persepsi dalam menangkal paham radikalisme dan terorisme, serta demi menjaga kondusifitas wilayah Kecamatan Suruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *