Polsek Dongko Berikan Pesan Kepada Anak Yang Doyan Bermain Game Online

oleh

 

Polres Trenggalek – Saat melaksanakan piket jaga salah satu bentuk sarana pelayanan kepada masyarakat dan juga tugas rutin yang harus di laksanakan adalah patroli mobiling.
Pada kesempatan patroli kali ini diawaki Aiptu Mujiyono dan Aiptu Sasongko Dwi Saputro menggelar patroli mobiling ke wilayah hukum demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. Rabu (04/07)

Sebelumnya petugas patroli kontrol di Perbankan dan  tempat-tempat yang sering disinggahi masyarakat, kemudian dilanjutkan mobiling ke jalur wilayah barat, saat strada backbone patroli melintas di jalan raya Dongko Panggul tepatnya masuk di Desa Petung Kecamatan Dongko, petugas patroli mendapati anak-anak yang sedang asyik bermain handphone di Kanza Kafe milik saudara Partini yang memasang hot spot Wifi.

Kemudian petugas patroli berhenti dan menghampiri untuk berikan pesan.
“Selamat siang adik-adik, sedang apa ini kok diam-diaman dan pegang handphone sendiri-sendiri, bermain apa coba kami lihat,” ucap Aiptu Mujiyono.

“Setelah dibuka dan cek dari masing-masing handphone tersebut,  ternyata sedang bermain game online yang sedang trend yakni mobile legend dan COC”.

Kemudian tak lupa Aiptu Mujiyono dan Aiptu Sasongko memberikan pesan agar anak-anak tersebut tidak terpengaruh terhadap pengaruh negatif dari game online yang dapat diunduh bebas tersebut.
“Jika sudah waktunya aktif masuk sekolah lagi,  jangan main Handphone terus lo ya,  jangan lupa belajar yang rajin”, pesannya.

“Ya Pak…Polisi… Ini mumpung libur jadi masih bisa bermain pak”, jawab salah satu anak yang tidak mau disebutkan namanya.

Dikonfirmasi terpisah Kapolsek Dongko Polres Trenggalek AKP Tri Basuki,S.H., membenarkan apa yang telah di lakukan anggotanya dan berpesan kepada anak-anak yang sedang asyik bermain game online dihandphone.
“Inilah bukti dari era globalisasi dan kemajuan teknologi yakni internet yang telah merambah di berbagai wilayah termasuk di Desa pun sudah bisa mengakses dengan mudah game online  melalui Handphone berbasis android,” ujarnya.

Lebih lanjut AKP Tri Basuki,S.H., mengungkapkan bahwasanya bermain game bisa untuk menyegarkan pikiran akan tetapi apabila masih dilakukan dalam batas  kewajaran, namun hal ini akan berbeda ketika sudah mulai meninggalkan waktu belajar atau bahkan meninggalkan kewajiban sekolah hanya untuk bermain game online, karena banyak game online didesain supaya menimbulkan efek kecanduan para pemainnya sekaligus mendorong melakukan hal-hal negatif, tukasnya.

“Perhatikan reaksi jika anak yang sedang bermain game,   selama bermain pun, biasanya diwarnai dengan suasana bising, gembira, ramai, dan jika kondisi seperti itu maka mereka telah kecanduan sehingga menjadikan lupa banyak hal, termasuk belajar, dan bisa lupa segalanya,” imbuh AKP Tri Basuki,S.H.

“Maka dari itu kami Polsek Dongko berpesan agar para orang tua dirumah, memantau perilaku anak ketika selesai bermain game, dan juga membatasi penggunaan Handphone dan juga bermain game saat waktu sengganya”  pungkas AKP Tri Basuki,S.H., menegaskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *