Ayo Generasi Mileneal Dukung Dalam Pencegahan Kabar Hoax

oleh

Polres Trenggalek – Materi talk show yang dilakukan Ps. Kasi Humas Polsek Pule Polres Trenggalek pagi ini di Radio Mitra Tani Fm, desa Jombok, pada Sabtu ( 23/06 ). Pada generasi muda penggunaan dunia internet merupakan kebutuhan yang dipakai sehari -hari dalam mensosialisasikan dan mencegah timbul dan berkembangnya pemberitaan Hoax beberapa ciri pemberitaan harus di mengerti para generasi mileneal melalui sosialisasi melalui udara dalam talk show yang dilakukan.

 

 

Serangan hoax dan cyber crime, inilah mungkin dua jenis ancaman yang paling kelam dalam jagat cyber space kita.Cyber crime mungkin lebih berorientasi pada nafsu mengumpulkan uang dalam skala masif dengan jalan yang tidak barokah. Mediumnya adalah melalui jalur maya, ” penyampaian Ps. Kasi Humas Polsek Pule Polres Trenggalek Bripka Saiful di depan mikropon Radio Mitra tani FM, yang berada di dusun mbakalan, desa Jombok.

 

Di dampingi dalam kegiatan talk show yang dilakukan Ps. Kasihumas Polsek Pule Polres Trenggalek salah satu pemandu acara radio, penyampaian mengenai berita hoax sedikit demi sedikit di kupas disini. Melihat fenomena yang pernah muncul sebelum kelompok saracen di ungkap Polisi serangan hoax bisa lebih muram sampaknya publik jadi bingung mana informasi yang benar, mana yang palsu dan sarat fitnah. Ujungnya persatuan dan kohesivitas publik bisa pecah berkeping-keping.
 

“Hoax (atau informasi palsu yang tidak berbasis data atau fakta yang akurat, dan kadang juga memuat elemen fitnah didalamnya), ” penjelasan Kasi Humas Polsek Pule Polres Trenggalek Bripka Saiful di meja siar saat berlangsungnya talk show.
 

Lebih lanjut disampaikanya, di era ledakan digital ini adalah betapa mudahnya hoax atau informasi palsu menyebar karena ledakan pengguna social media seperti Facebook dan Whats App. Dalam konteks itu, media seperti Facebook dan Grup2 WA berubah menjadi “medium amplifikasi” untuk menyebarkan berita-berita hoax secara masif, dan acap sukses menjadi viral yang gemilang.
 

Kenapa berita hoax mudah menyebar dalam cyber space kita? Pertanyaan itu akan terjawab mungkin karena daya literasi masyarakat kita yang masih buruk. Peringkat minat membaca buku-buku ilmiah berkualitas negeri ini tergolong paling rendah di dunia, sejajar dengan negara seperti Somalia dan Zimbabwe. Sad but true.

Dalam masyarakat yang malas membaca buku-buku ilmiah, maka berita palsu akan lebih mudah menyebar. Berita hoax acap mengandung unsur sensasional dan elemen negatif.

Nah, penelitian tentang Viral Science menunjukkan sesuatu yang bersifat sensasional dan mengandung elemen negatif plus penuh emosi, memang ternyata lebih mudah menyebar jadi viral – dibanding berita yang bersifat netral.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *