Putus Rantai Nyamuk Demam Berdarah Mako Polsek Difogging

oleh

Polres Trenggalek – Untuk membunuh nyamuk aedes agepty dan Anopheles sekaligus untuk menekan penularan kasus demam Berdarah dan Malaria disekitar Mako Polsek Suruh Polres Trenggalek, pada Minggu pagi (03/06) team dari Dokkes Polres Trenggalek mendatangi dan melakukan Fogging terhadap Mako dan sekitaran Mako Polsek Suruh Polres Trenggalek sekaligus melakukan pengecekan kesehatan terhadap anggota Polsek Suruh.

Dalam pelaksanaan Fogging tersebut tim Fogging dari Dokes Polres Trenggalek, memfogging satu demi satu ruangan yang ada di Polsek Suruh Polres Trenggalek maupun dilingkungan luar Polsek, kemudian Tim kesehatan juga memberikan himbauan agar seluruh anggota untuk dapat selalu berperilaku hidup bersih, baik diri maupun dilingkungan rumah dan Mako.

“Kita harus peka terhadap kebersihan lingkungan, jangan sampai memberikan kesempatan bagi nyamuk aedes aegepty untuk bertemu dan berkembang biak terutama dilingkungan kita masing masing,kami team dari Dokes Polres Trenggalek juga memberikan abate (Obat pemberantas jentik nyamuk) terhadap anggota untuk dimasukkan ke bak mandi sebagai antisipasi, lebih baik mencegah daripada mengobati,” ujar tim Dokes kepada anggota jaga Polsek Suruh Polres Trenggalek.

“Semoga dengan adanya kegiatan fogging ini lingkungan Mapolsek Suruh Polres Trenggalek terbebas dari perkembangan nyamuk aedes aegypti,” pungkasnya.

Sementara itu Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP H Yasir WSD, SH saat dikonfirmasi menerangkan bahwa sangat menyambut baik dengan apa yang dilakukan oleh team Dokes dari Polres Trenggalek, karena dengan dilakukannya Fogging akan dapat membunuh dan memutus rantai perkembangan nyamuk demam berdarah utamanya yang ada di Mapolsek Suruh.

“Untuk memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat anggota Polri ditutut untuk selalu dalam kondisi yang prima terhindar dari gangguan kesehatan, dan dengan dilakukannya Fogging tersebut sedikit banyak akan bisa untuk mencegah anggota terserang penyakit demam berdarah yang disebabkan oleh nyamuk aedes agepty,” kata AKP H Yasir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *