Awas Bahaya Gendam Mengancam Kaum Hawa

oleh

Polres Trenggalek – ” Upayakan bila keluar ibu-ibu tidak memakai perhiasan yang mencolok untuk menghindari dari pelaku kejahatan gendam. Dengan menyasar perhiasan yang biasanya dipakai para wanita, agar tidak memakai perhiasan secara berlebihan upayakan yang sewajarnya saja, ” kata Bhabinkamtibmas Polsek Polres Trenggalek Aiptu Marjani di tempat penjualan sate ayam, area pasar Pule pada Senin sore ( 04/06 ).

 

Penyampaian pesan dalam upaya pencegahan adanya korban pelaku gendam yang sempat muncul beberapa hari yang lalu di wilayah lain, adanya pencegahan pelaku gendam dengan meningkatkan kewaspadaan dari diri individu merupakan hal yang paling urgen. Seperti diketahui adanya korban modus gendam dengan sebelumnya berpura-pura mencarikan penjual telur yang selanjutnya, korban dimasukan kedalam mobil dan perhiasanya di preteli pelaku.

 

Seperti diketahui, gendam merupakan suatu teknik untuk memanfaatkan dan mengendalikan alam bawah sadar seseorang dengan berbagai cara seperti menggunakan pengaruh tatapan mata, tulisan, sugesti (ucapan-ucapan) dan lainya. Hipnotis dapat efektif hanya jika orang yang dihipnotis bersedia dihipnotis, jika korban sadar dan menolak maka hipnotis tidak akan bisa berjalan. Metode hipnotis ini dapat di pelajari secara ilmiah dan dikuasai dengan mengikuti proses pelatihan yang panjang dan bertahap.

Gendam dapat di ibaratkan metode hipnotis secara paksa menggunakan ilmu hitam atau sihir. Karena menggunakan ilmu hitam (bantuan Ghaib) sehingga gendam tidak tergantung pada bersedia atau tidaknya korban. Dan bahayanya Gendam atau sirep bisa dikuasai dalam sekejap dengan melakukan ritual atau mantra tertentu. Itu yang perlu diwaspadai masyarakat pada umumnya, seperti penuturan Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Marjani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *