Aturan Lalu lintas Harus Tetap di Perhatikan

oleh

Polres Trenggalek – Aiptu Marjani Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek desa puyung saat mengingatkan para anggota vicxion community wilayah Pule yang berda di simpang lima Kasrepan pada minggu ( 20/05). Dalam memberikan himbauhan kepada para biker vixion disampaikanya mengenai tata tertib berlalu lintas terutama dalam modifikasi kendaraan yang tidak menyalahi aturan.

 

Pihak Kepolisian menyatakan bahwa aturan modifikasi yang dikedepankan bukan berarti modifikasi dilarang di Indonesia sehingga bisa menghambat bisnis dan kreativitas sebagai efeknya. “Polisi tidak melarang orang memodifikasi, dan undang-undang ini sebenarnya sudah lama. Polisi tidak melarang, cuma menertibkan. Mau memodifikasi silahkan saja,” kata Bhabinkamtibmas Polsek pule Polres Trenggalek Aiptuu Marjani.

 

Klarifikasi yang yang disampaikan kepada biker Yamaha tersebut menegaskan bahwa penertiban yang dilakukan jajaran Polri atau Kepolisian Republik Indonesia terkait kendaraan bermotor yang telah melakukan modifikasi sebenarnya bukan semata-mata mewujudkan larangan tegas untuk melakukan modifikasi.

 

Lebih lanjut, Polri kembali menegaskan bahwa aturan mengenai modifikasi adalah untuk menertibkan, sesuai dengan kebijakan yang sudah diatur dalam undang-undang, dalam hal ini UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

 

“Kalau mau memodifikasi, berubah dari wujud motor aslinya, ya silahkan ganti STNK. Disesuaikan dengan modifikasi yang baru. Motor ataupun mobil yang sudah termodifikasi tadi sudah harus mendapatkan surat izin uji tipe dari dinas perhubungan,“ tambah Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Marjani.