Personel Polsek Pule Turut Dalam Kegiatan Masyarakat Megengan

oleh

Polres Trenggalek – Kamis malam ( 10/05 ), KSPK Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Joko Nurhadi, Kanit Binmas Aiptu Santoso dan Brigadir Yohansyah setelah kegiatan sholat isya’ berjamaah di Masjid al Iman, Pule. Dari panitia pelaksanaan kegiatan kirim do’a sebelum kegiatan bulan puasa yang akan dilaksanakan, diajak untuk turut dalam kegiatan, bersama -sama dengan warga personel Polsek Pule membacakan doa -doa yang dipimpin salah satu amir hajatan.

 

Menurut informasi yang diterima, Megengan adalah tradisi masyarakat Jawa dalam menyambut bulan Ramadhan, megengan diambil dari bahasa Jawa yang artinya menahan. Ini merupakan suatu peringatan bahwa sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan, bulan dimana umat Islam diwajibkan berpuasa, yaitu menahan untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat menggugurkan ibadah puasa tersebut.

 

Lebih lanjut menurut penyampaian Kanit Binmas Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu santoso , beragam kegiatannya sesuai dengan adat daerah setempat, tapi umumnya masyarakat Jawa biasanya berbondong-bondong untuk berziarah kubur, membersihkannya serta menaburi bunga diatasnya dan tidak lupa mendoa’akannya serta ada juga yang membacakan yasin dan tahlil.

 

Kegiatan lanjutan dalam megengan biasanya kemudian Masak besar untuk dibagikan kepada sanak famili dan pada malam harinya mengadakan selamatan atau kenduri dengan mengundang para tetangga untuk mendoakan keluarga yang sudah meninggal, ada juga yang selamatan atau kendurinya diadakan bersama-sama oleh seluruh warga setempat dilanggar atau mushola, seperti kegiatan dimasjid al Iman saat ini.

 

 

” Kita turut memberikan dukungan keamanan dan kelancaran adanya kegiatan megengan yang dilaksanakan, sehingga masyarakat akan merasakan kehadiran kita ditengah kegiatanya, ” kata Kanit Binmas Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Santoso menjelaskan adanya kegiatan megengan.