Polisi Takziah,Wujud Simpati Dan Empati Terhadap Sesama

oleh

Polres Trenggalek – Sebagai makhluk sosial, anggota Polri juga melakukan hal yang sama dengan masyarakat pada umumnya, yaitu ketika ada warga yang sedang dilanda musibah berupa kematian, anggota Polsek Suruh Polres Trenggalek turut hadir untuk melakukan takziah serta memberikan ucapan duka cita sekaligus membantu proses pemakaman.

Hal itu terlihat pada pagi ini, Rabu (09/05) ketika salah satu warga Dusun Panjen Rt 03 Rw 01 Desa Suruh Kecamatan Suruh,Almarhumah Indarwati (48 Thn) yang meninggal dunia karena sakit, anggota Polsek Suruh Polres Trenggalek yang dipimpin oleh Kanit Sabhara Ipda Siswanto ikut takziah bersama-sama dengan warga masyarakat yang lain di rumah duka.

Dalam kesempatan itu warga masyarakat yang melaksanalan ta’ziah cukup banyak, Kanit Sabhara Ipda Siswanto berbaur dengan warga, mengikuti seluruh prosesi serta melantunkan do’a yang ditujukan kepada almarhumah dan juga mengatur arus lalulintas agar tidak terjadi kemacetan maupun laka lantas mengingat rumah duka berada dipingir jalan utama dan arus lalulintas cukup padat.

Kanit Sabhara Polsek Suruh Polres Trenggalek Ipda Siswanto beserta anggota yang berpakaian dinas juga ikut memikul keranda jenazah almarhumah Indarwati dan mengantarkan sampai ke peristirahatan terakhir.

“Semoga almarhumah diterima amal baiknya disisi Allah SWT diampuni segala kesalahannya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” pungkas Ipda Siswanto.

Ditemui usai prosesi pemakaman Kanit Sabhara Ipda Siswanto, mengatakan bahwa sebagai bentuk moril, ia pun mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga yang telah ditinggalkan oleh almarhumah.

Sementara itu didalam setiap kesempatan, Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP H Yasir WSD, SH selalu menekankan kepada seluruh anggotanya untuk selalu berada ditengah tengah masyarakat serta setiap saat bersentuhan dengan masyarakat agar tercipta hubungan yang harmonis diantara Polri dengan warga masyarakat.

“Ikut hadir dalam takziah terhadap warga yang mengalami musibah merupakan salah satu cara untuk selalu berada ditengah tengah masyarakat guna menghilangkan jarak diantara aparat keamanan dan warga,” pungkas AKP H Yasir.