Personel Polsek Pule Amankan Kegiatan Tahtiman Akhiruzzanah Madin

oleh

Polres Trenggalek – Rabu ( 09/05 ), disusun tirisan, desa Pule salah satu madrasah diniyah yang bernama Hidatussalafiyah menggelar kegiatan tahtiman atau purna wiyata dalam dunia pendidikan malam ini. Kegiatan tersebut mendapatkan pengamanan demi kelancaran dari Polsek Pule Polres Trenggalek, melalui penempatan tugas yang diturunkan beberapa personel dilokasi kegiatan.

 

 

Personel Polsek Pule Polres Trenggalek yang diterjunkan dalam kegiatan pengamanan dan pantauan selama kegiatan adanya, Kanit Provos Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Imam Mansur, Bripka Sarwanto dan Bhabinkamtibmas Polsek Pule Polres Trenggalek desa Pule Brigadir Candra yang kesemuanya sudah berada dilokasi kegiatan sebelum penceramah yang dijadwalkan hadir berada dilokasi.

 

Dalam pelaksanaan tugas yang menjadi tanggung jawabnya, para personel Polsek Pule dituntut dalam pelaksanan dengan tanggung jawab penuh. Melalui keberadaan Polri ditengah – tengah masyarakat disaat warga melaksanakan kegiatan seperti kegiatan tahtiman pada malam ini. ” kita amankan adanya kegiatan yang mengundang masa banyak, dalam mendukung keamanan dan kelancaran selama kegiatan, ” kata Kanit Provos Polsek Pule Polres Trenggalek Aiptu Mansur saat ditemui dalam memimpin anggota lainya.

 

 

Dalam tugas pengamanan kegiatan masyarakat, Polsek Pule Polres Trenggalek mengimplementasikan kaitannya dengan kehidupan bernegara  Polri meruapakan alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeligharanya keamanan dalam negeri.

 

 

Agar dalam melaksanakan fungsi dan perannya  diseluruh wilayah negera Republik Indonesia atau yang dianggap sebagai wilayah negara republik Indonesia tersebut dapat berjalan dengan efektif dan effisien, maka wilayah negara Republik Indonesia dibagi dalam daerah hukum menurut kepentingan pelaksanaan tugas Kepolisian Negra Republik Indonesia, sebagaimana yang ditentukan dalam Peaturan Pemerintah wilayah kepolisian dibagi secara berjenjang mulai tingkat pusat yang biasa disebut dengan Markas Besar Polri yang wilayah kerjanya meliputi seluruh wilayah negara Republik Indonesia yang dipimpin oleh seorang Kapolri yang bertanggung jawab kepada Presiden, kemudian wilayah di tingkat Provinsi disebut dengan Kepolisian Daerah yang lazim disebut dengan Polda yang dipimpin oleh seorang Kapolda yang bertanggung jawab kepada Kapolri.

 

 

 

Sedangkan di tingkat Kabupaten disebut dengan Kepolisian Resot atau disebut juga Polres yang dipimpin oleh seorang Kapolres yang bertanggungjawab kepada Kapolda, dan di tingkat Kecamatan ada Kepolisian Sektor yang biasa disebut dengan Polsek dengan pimpinan seorang Kapolsek yang bertanggungjawab kepada Kapolres, dan di tingkat Desa atau Kelurahan ada Pos Polisi yang dipimpin oleh seorang Brigadir Polisi atau sesuai kebutuhan menurut situasi dan kondisi daerahnya.