Kapolsek Pule Hadiri Undangan Pondok Pesantren Hidayatulloh Jombok

oleh

Polres Trenggalek – Selasa ( 07/05 ), kegiatan pengajian umum dalam haflah akhiruzanah santriwan dan santri wati yang menuntut ilmu di pondok hidayatulloh, desa Jombok. Dalam mempererat hubungan silaturahmi antar ulama dan umara’ didalamnya Polsek Pule Polres Trenggalek, Iptu Suraji,SH,MH hadiri langsung dalam kegiatan dan nampak terjalin komunikasi yang erat saat ditemukan dengan tokoh kalangan ulama dan stakeholder desa Jombok.

 

Dalam kegiatan diruang pertemuan, nampak Kyai Maksum, Kades Jombok Nursalim dan tokoh masyarakat Sarjuni dengan duduk lesehan terlibat perbincangan dengan Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji, SH, MH. Pertemuan sebelum dilaksanakanya kegiatan inti ceramah ilmiah, digunakan Kapolsek Pule Polres Trenggalek dalam penyampaian Operasi Patuh semeru 2018 yang sebentar lagi akan selesai.

 

Disampaikanya, adanya lembaga pendidikan yang memiliki jumlah siswa merupakan lembaga tempat yang efektif dalam sosialisasi tujuan operasi Patuh semeru yang fungsinya menekan Jumlah angka kecelakaan yang diakibatkan pengendara sepeda motor yang sebagian melibatkan usia anak sekolah.

 

” Dengan dilaksanakanya kegiatan operasi patuh semeru dengan implementasi penindakan tilang yang dilakukan Polrets Trenggalek beberapa hari yang lalu disimpang lima Kasrepan, mampu memberikan perhatian orang tua anakt untuk mengantarkanya sampai sekolah. Tidak adanya alasan bagi orang tua untuk tidak mengantarkanya, karena umumnya anak yang masih sekolah belum memilliki Surat Ijin Mengemudi ( SIM),” kata Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji ditengah pembicaraan dengan tokoh, dan ulama di desa Jombok.

 

 

Lebih lanjut Kapolsek Pule Polres Trenggalek Iptu Suraji menyampaikan, Surat Izin Mengemudi merupakan kepanjangan dari SIM, walaupun dalam kenyataannya bentuk dari SIM tidaklah menyerupai sebuah surat, melainkan sebuah kartu. Mengenai pengertian atau definisi dari SIM, SIM merupakan kartu tanda pengenal pengemudi yang diberikan oleh Polri (Kepolisian Republik Indonesia) sebagai bukti bahwa pengemudi bersangkutan telah lulus dalam persyaratan administrasi, pemeriksaan kesehatan jasmani rohani, pemahaman tentang peraturan berlalu lintas, dan ketrampilan dalam mengemudikan kendaraan bermotor.