Adanya Anak Belum Waktunya Berkendara Yang di Jumpai Kita Lakukan Penindakan

oleh

Polres Trenggalek – ” Upaya dalam meminimalisir adanya kejadian laka lantas yang menyebabkan pelakunya anak sekolah, kita menghimbau agar sedapatnya anak -anak yang belum memiliki Surat Ijin Mengemudi ( SIM)  tidak dibiarkan dalam berkendara sepeda motor, sangat berbahaya, ” kata Waka Polsek Pule Polres Trenggalek Ipda Sanusi, S.H., saat melaksanakan Kegiatan talk show di Radio Komunitas Mitra Tani Subur Mas di dusun Kasrepan, desa Jombok, kecamatan Pule pada Jum’at ( 04/05 ).

 

Dalam aturanya kepemilikan Surat Ijin Mengemudi setidaknya sudah memilikiya Kartu Tanda Penduduk ( KTP),  sebagai persyaratan bagi pemohon SIM. Jadi dimungkinkanya anak -anak yang masih berada di bangku SMA dalam persyaratan dalam berkendara sepeda motor belum waktunya, menanggapi pertanyaan dari pemandu acara talk show, Slamet dalam melihat fenomena anak sekolah yang sudah berkendara di jalan raya dan pernah adanya kejadian Laka dari anak sekolah.

 

” Berbicara masalah fungsi Surat Ijin Mengemudi ( SIM) merupakan bukti kompetensi mengemudi, yang memuat regestrasi pengemudi kendaraan bermotor dengan memuat keterangan identitas lengkap pengemudi. Dan juga adanya regestrasi pengemudi dapat digunakan untuk mendukung Kegiatan penyelidikan, penyidikan, dan identifikasi forensik kepolisian, ” kata Waka Polsek Pule Polres Trenggalek terkait permasalahan Surat Ijin Mengemudi ( SIM).

 

Lebih lanjut dalam talk show yang dilakukan seputaran bidang lalu lintas, Waka Polsek Pule Polres Trenggalek Ipda Sanusi menyampaikan, Untuk mengurangi angka kecelakaan dijalan raya dan menekan angka pelanggaran lalu lintas. Polisi Gelar Operasi Patuh semeru 2018 di seluruh jajaran Polda Jatim . Operasi Patuh adalah aksi simpatik yang dilalukan oleh jajaran polisi dalam hal ini satuan lalu lintas untuk memperlancar arus lalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan. Tujuan utamanya untuk keselamatan pengendara kendaraan bermotor itu sendiri.

 

 

Jika pelanggaran berkurang, maka keselamatan berkendara akan meningkat. Operasi digelar selama 15 hari mulai  ( 26/04 ) sampai ( 09/05 ), Demi menurunkan pelanggaran lalu lintas, dan melalukan tindakan preventif sedini mungkin, persuasif dan penegakan hukum pengendara kendaraan bermotor agar disiplin, tertib dan safety.